RasaKata: Teruntuk Kamu, Kamu, Kamu Yang Pernah Mampir – Qowi

Spoken word kali ini sedikit berbeda dengan karya-karya saya sebelumnya. Ingin mencoba gaya penulisan dan pembacaan yang sedikit berbeda.

Saya mash ingat betapa lemasnya diri ini ketika harus maju ke depan membacakan karya yang berjudul Teruntuk Kamu, Kamu, Kamu Yang Pernah Mampir di hadapan puluhan penonton Unmasked Open Mic: Valentine Schmalentine pada 14 Februari 2016 lalu.

Mengapa berbeda? Karena selain ditulis dalam bahasa yang lebih keseharian, spoken word ini juga dibacakan dengan gaya yang lebih playful.

Belum lagi tema Hari Valentine yang membuat karya ini menjadi lebih personal bukan hanya untuk tetapi untuk subjek-subjek di dalam syair lisan ini.

Syukurnya, para penonton terlihat menikmati suguhan saya pada Minggu petang itu, yang dirundungi hujan. Membuat udara dingin terasa lebih hangat dengan tawa canda yang terdengar dari lantai atas Yesterday Lounge di bilangan Jakarta Selatan itu.

Semoga pula pembaca/penikmat RasaKata juga enjoy, sebagaimana saya enjoy β€”bukan saat menulisnya, tapi saat mencari inspirasi dan mengenang masa-masa yang telah lalu dan tak mungkin terulang.

So… Enjoy!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s