The Juggler: Akhir Dari #IndonesiaKuat2016

Pembaca setia Lelaki Metropolitan pasti sudah tahu kalau tahun lalu saya mengikuti 3 kompetisi fitness dan body contest. Saya kalah di ketiganya. Untuk selengkapnya dapat dibaca di artikel Ketika Kekalahan Datang Bertubi-tubi.

Sejak itu, tepatnya pada Desember 2015, saya bekerja untuk memperbaiki fisik saya. Saya mengambil jalan bulking, fase untuk menambah massa otot sebanyak-banyaknya. Idealnya dengan penambahan kadar lemak tubuh (body fat percentage) seminim mungkin. Idealnya … tapi kadang hidup memang tidak ideal.

Bulking progress selama kurang lebih 7 bulan itu saya rangkum di Instagram melalui tagar #IndonesiaKuat2016. Mengapa Indonesia Kuat? Karena selagi bulking, ketika tubuh mendapat asupan kalori melebihi kebutuhan per hari, tentunya tenaga akan ikut menambah. Maka dari itu, saya memfokuskan untuk meningkatkan kekuatan berat angkatan. Hence the name Indonesia Kuat.

Kini masa itu telah berakhir. Mulai Senin, 25 Juli, saya akan memulai fase cutting, proses mengurangi kalori harian agar kadar lemak tubuh menurun, tapi tetap menjaga massa otot.

Untuk masa cutting ini tampaknya saya harus bekerja keras, karena kesalahan yang saya buat saat bulking, yaitu mengonsumsi apapun tanpa memerhatikan asupan kalori. Saya lebih banyak memakan makanan berlemak dan gorengan sehingga kadar lemak tubuh saya kini meningkat drastis.

Hasil tes terakhir pada 22 Juli menunjukkan body fat percentage saya pada akhir masa bulking ini sebesar … 24,4%! Berat badan saya saat ini sekitar 76 kg. This is the heaviest that I’ve ever been!

Terakhir saya bulking pada kuarter ketiga tahun 2015 lalu, berat badan maksimum saya adalah 75 kg.

Berat badan di foto ini sekitar 76 kg dengan body fat percentage 24,4%.

Tapi sebenarnya ini merupakan strategi saya untuk tetap terlihat “besar” apalagi setelah melewati bulan puasa Ramadan yang baru saja berlalu. Biasanya, berat badan seseorang akan turun saat Ramadan karena berpuasa, tapi saya menyiasatinya agar tidak menjadi kurus. Bagaimana caranya? Baca artikel Bulking di Bulan Puasa? Makan 5 Kali Sehari di sini.

Tubuh saya saat ini adalah akumulasi dari seluruh makanan dan minuman yang saya konsumsi sejak Januari 2016. Pada awalnya memang ingin memulai clean bulking, menaikkan massa otot dengan body fat sesedikit mungkin, tapi kadang kita hanya bisa berencana. Life happens.

Orangtua saya sempat dirawat di rumah sakit, sehingga membuat saya menjadi stress. Belum lagi problematika di kantor yang mengharuskan saya memberi seluruh konsentrasi kepadanya. Tak elok pula jika menolak ajakan teman-teman untuk makan malam di luar ngumpul-ngumpul.

Hidup lebih dari sekadar bodybuilding. Saya tidak bisa memfokuskan diri hanya untuk diri sendiri. Ada orang lain dan hal-hal lain yang juga membutuhkan perhatian dan waktu saya. Tentunya, dengan tidak mengesampingkan kesenangan dan kebahagiaan diri sendiri.

Atas dasar itulah, saya memberi nama seri ini “The Juggler”. Pasti tahu, dong, juggling itu apa?

Juggling adalah sebuah aktivitas yang umumnya dilakukan badut atau pesulap dengan melemparkan pin-pin atau bola-bola ke atas. Tugas si pelaku adalah memindahkan bola dari satu tangan ke tangan lain tanpa boleh jatuh. Di situlah tantangannya.

Juggling juga merupakan hal yang saya lakukan sehari-sehari. Dan beberapa dari kalian pasti juga sebenarnya ber-juggling dalam kehidupan masing-masing.

Kita harus membagi waktu dan menyelaraskan kegiatan-kegiatan agar semuanya berjalan lancar. Mulai dari pekerjaan, keluarga, kehidupan sosial, pertemanan, hobi pribadi, hingga pacar atau suami/istri.

Tantangannya adalah bagaimana kita membagi waktu dan konsentrasi agar kesemuanya dibagi rata. Kadang kita meninggalkan yang satu untuk memberi prioritas kepada yang lain. Wajar memang.

Tapi agar hidup menjadi selaras, kita harus adil terhadap setiap aspek, bukan?

Yang dapat kamu, pembaca setia, harapkan dari The Juggler adalah bagaimana saya membagi waktu antara kesemua hal yang tadi disebutkan di atas, jenis olahraga dan gerakan yang saya lakukan selama fase cutting, dan makanan/minuman apa yang saya konsumsi untuk mencapai tujuan.

The Juggler akan berlangsung kurang lebih 12-20 pecan dari sekarang, sebelum dimulainya GOIFEX pada 7-9 Oktober, festival fitness terbesar se-Asia Tenggara dan body contest Men of Steel buatan Nutrabolics pada 27 November mendatang.

Just watch and be on the journey with The Juggler.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s