Cerita Perempuan: Jangan Menyerah Selama Aku Pendampingmu

on

Pernahkah kamu menyadari bahwa sosok yang ada di sampingmu tidak bisa menangkapmu di kala kamu terjatuh?

Sosok yang kamu sayangi dan telah kamu pilih untuk menjadi segalanya tidaklah bisa menjadi segalanya.

Apakah kamu telah berubah? Atau apakah dia yang berubah? Namun, apakah berubah itu salah?

Bukankah sebuah perubahan bisa diartikan sebagai suatu perkembangan? Apakah seharusnya dia dapat terus berjalan di sampingmu dan mengikuti perubahanmu?

Semua pertanyaan yang mungkin tidak bisa dijawab dengan mudah ada di benaku dan aku tidak yakin lagi bahwa kamu adalah sosok yang aku butuhkan dalam hidupku.

Perubahan di dalam diri itu wajar. Perubahan di jenjang sosial ataupun perubahan di fisik kita, itu juga wajar. Namun pada saat kita berbicara tentang perubahan hati, banyak sekali pertanyaannya.

Bukan karena ada orang lain. Bukan karena kamu tidak cukup. Semua ini karena aku menyadari bahwa aku bisa menjalani hidup ini tanpa dirimu.

Aku sanggup untuk memenuhi kebutuhanku tanpamu di sampingku. Aku sanggup tidur di ranjangku tanpamu.

Tapi aku masih mencintaimu. Ada satu sisi dalam diriku yang masih takut untuk hidup tanpamu. Tapi mengapa bersamamu terasa seperti suatu obligasi?

Aku tidak akan munafik dan berkata kepadamu bahwa aku bisa bahagia apabila kita tidak akan lebih baik lagi.

Apakah aku masih ada di harapanmu? Apakah aku masih ada di bagian mimpi indahmu?

Kamu masih ada di mimpi indahku. Namun di mimpiku kamulah sosok yang menarik aku untuk bangun di kala aku terkapar.

Aku bukanlah sosok yang memenuhi kebutuhanmu. Kamulah yang seharusnya memenuhi kebutuhanku. Paling tidak kebutuhan imanku.

Kebutuhanku untuk merasakan bahwa aku adalah perempuan yang pantas kamu perjuangkan dan meraih suksesmu karena kamu mau membuatku terus hanyut di dalam cintamu karena kebanggaanku.

Janganlah kamu berani berhenti. Karena di saat kamu berhenti dan aku melihat sosok yang tidak ada daya dan kemauan untuk bangun kembali saat kuulurkan tanganku, di saat itulah aku akan menjauh darimu.

Because I need a warrior, not a failure.

From my truthful lips,

Ellise

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s