Jadi, berapa usiamu sebenarnya?

Umur kronologis saya 28. Umur biologis saya 26.

Apa artinya? Meskipun usia “asli” saya 28, tapi tubuh saya berfungsi layaknya seseorang yang berusia 26 tahun. Ya, lebih muda dua tahun.

Kok bisa? Bisa jika kamu menjalankan gaya hidup sehat, makan makanan bergizi, dan berolahraga rutin.

Umur biologis adalah usia seseorang berdasarkan kematangan sel-sel dalam tubuhnya. Sedangkan umur kronologis, ya seperti yang kita tahu selama ini. Usia yang dihitung mulai hari kelahiran hingga sekarang.

Saya termasuk salah seorang yang beruntung karena usia biologis saya lebih rendah daripada usia “asli”. Ada (bahkan banyak) orang yang memiliki umur biologis lebih tua daripada umur kronologis. Ada juga yang umur biologis dan kronologisnya sama.

Intinya, semakin tua usia biologis maka kemampuan regenerasi sel-sel tubuh pun akan menurun. Dan sebaliknya.

Bagaimana bisa seseorang memiliki umur biologis yang lebih tinggi daripada umur kronologis? Bisa jadi disebabkan ia tidak merawat tubuhnya dengan baik.

Banyak sekali faktor penyebabnya, antara lain:

  • Makan berlebihan
  • Kurang gizi
  • Stress
  • Kurang tidur
  • Tidak berolahraga dengan teratur
  • Tidak makan buah-buahan dan sayur-sayuran
  • Merokok
  • Mengonsumsi alkohol
  • Mengonsumsi obat-obatan berbahaya
  • Dan sederetan pola hidup lainnya.

bioscore fitness first

Saya mengetahui umur biologis saya setelah menjalani serangkaian tes yang diberi nama BioScore di pusat kebugaran tempat saya berlatih, Fitness First. Ketika itu saya ditawari untuk mengecek kesehatan. Meski terlihat fit dari luar, belum tentu tubuh kita sesehat yang kita pikir.

Tes ini tidak hanya dinilai melalui berat badan dan komposisi tubuh (persentase lemak, air, dan massa otot) seperti pada umumnya. Namun ada sejumlah aktivitas yang perlu kita lalui.

Saya harus menjalani tiga tahap yang dimulai dari tes kesehatan, tes kebugaran fisik, dan tes gaya hidup. Dari serangkaian tes inilah dapat diketahui gambaran yang lebih lengkap tentang kesehatan seseorang.

Tes kesehatan: Elemen tes ini melihat status statistik vital utama, yaitu tekanan darah darah, fungsi paru-paru, serta rasio antara lingkar pinggang dan tinggi badan.

Tes kebugaran: Serangkaian latihan singkat tapi cukup bikin capek. Tes ini untuk menilai kebugaran aerobik, kekuatan, fleksibilitas, kelincahan, dan daya tahan. Jenis latihannya meliputi: Suspension training row, standing jumps, core endurance drills, hexagonal agility, dan 500 meter row.

Tes gaya hidup: Tes ini yang paling gampang! Karena kamu hanya perlu mengisi kuesioner untuk melihat pilihan gaya hidup di dalam dan di luar gym, seperti gizi, tingkat stres, kebiasaan tidur, dan minum. Tapi ya, harus jujur terhadap diri sendiri. Lagipula, untuk apa berbohong toh hasilnya juga untuk kebaikan kita sendiri, bukan?

Dalam menjalani tes-tes ini saya ditemani oleh seorang personal trainer yang membimbing setiap tahapnya. Ia juga yang akan menghitung hasil dari masing-masing tes melalui sistem komputerisasi.

Setelah mendapatkan hasil dari BioScore ini, apa yang harus kita lakukan?

Berbekal pengetahuan berapa usia biologismu, kamu bisa memulai perubahan gaya hidup demi hasil yang diinginkan. Bahkan meski usia biologismu lebih muda daripada usia kronologis, kamu masih bisa menerapkan gaya hidup sehat agar usia biologismu lebih baik lagi.

Enggak rugi, dong, kalau usia biologismu lebih muda 10 tahun?

Ya salah satu caranya, harus memulai latihan. Kalau kamu masih ragu untuk memulai atau tidak tahu memulai dari mana, bisa download aplikasi CustomFit yang sudah diluncurkan oleh Fitness First pada Januari lalu.

CustomFit adalah sebuah aplikasi latihan digital yang dapat diakses melalui smartphone berisi lebih dari 800 video latihan, yang memungkinkan kita berlatih di dalam maupun di luar gym, untuk memastikan kita mencapai fitness goal kita.

Saya sudah pernah me-review CustomFit di sini.

Tantangannya ke depan adalah mencoba menjadi lebih muda lagi. Direkomendasikan untuk kembali mengambil tes BioScore 12 pekan setelah tes pertama.

Kalau kamu tidak seberuntung saya dan mendapatkan hasil umur biologismu lebih tua daripada umur kronologis? Ubah gaya hidupmu dan latihan dengan rutin, agar umur biologismu lebih muda. Mari kita lihat perubahan dalam 12 minggu!


Teks oleh Abdul Qowi Bastian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s