Ketika Kekalahan Datang Bertubi-tubi

 

Kekalahan demi kekalahan menghampiri gue secara beruntun.

Pertama, di kompetisi body contest Men of Steel yang diprakarsai oleh Scitec Nutrition, gue harus puas cuma masuk semifinal. Ini adalah kompetisi pertama gue sejak menekuni bodybuilding. Bisa maju ke babak semifinal kategori New Muscle sebenarnya sudah merupakan prestasi sendiri.

Gue pun semakin bersemangat untuk mengikuti kompetisi berikutnya, Ultimate Body Contest (UBC), tepat satu minggu setelah Men of Steel. Sayangnya gue enggak lolos prejudging round.

Entah karena gue salah masuk kelas atau juri memang punya standar mereka sendiri. Secara gue merasa masih pemula di ajang body contest, gue memilih untuk bertanding di kategori New Beginning, yang menurut sesama kompetitor, ternyata otot gue terlalu tebal untuk bersaing di medan ini. Ada yang bilang gue seharusnya daftar di kelas Ultimate Body.

FYI, di UBC ini ada 4 kategori, yaitu (dimulai dari bawah) New Muscle, Ultimate Body, All Season, dan The Olympus.

Kelas-kelas ini berbeda dari kompetisi sejenis lain. Di Men of Steel, misalnya, cuma ada 3 kategori: New Muscle, Middle Muscle, dan Professional.

Ketika MC enggak menyebut nomor peserta gue, gue langsung down. Padahal gue berharap setidaknya kali ini bisa mengulang “kesuksesan” di kompetisi sebelumnya.

Terbelit rasa kecewa, gue pun melampiaskannya ke makanan. Gue sempat merasa gagal dan langsung pergi meninggalkan venue menuju restoran franchise burger favorit gue.

Tapi masih ada harapan untuk menutup tahun dengan menorehkan kisah sukses, harap gue saat itu.

ff new you awards
Poster promosi NYAA.

Masih ada Fitness First New You Achievement Award (NYAA). Gym gue ngadain acara tahunan NYAA untuk memberi apresiasi kepada para member-nya. Dan setelah menulis esai panjang lebar 4 halaman Oktober silam, gue pun terpilih jadi salah satu finalis untuk kategori Strength.

Semalam, saat malam penganugerahaan NYAA, gue kalah lagi. Hanya selang 3 hari setelah langkah gue terputus di UBC. Kali ini jadi finalis 3 besar.

MC malam itu pun membesarkan hati para finalis yang kurang beruntung dengan kata-kata menghibur seperti, “Kalian semua adalah pemenang malam ini!”

Tapi jujur, ada rasa kecewa ketika kekalahan datang bertubi-bertubi dalam kurun waktu yang singkat. Dan itu pahit.

Memang sih, pada awalnya gue enggak berharap untuk menang di setiap kompetisi yang gue ikuti. Tujuan gue ikut kompetisi-kompetisi ini adalah untuk memulai “karir” di industri fitness. I’m just trying to make an imprint on the game.

Yang gue tahu adalah gue enggak boleh terlarut dalam kekecewaan. It’s time to rise back up.

Ini bukan soal menang atau kalah. Selagi lo udah membuat perubahan dalam diri lo dan hasilnya nyata, you’re already a winner. Mendapat afirmasi dari orang lain memang menyenangkan. Tapi jangan jadikan itu tujuan utama.

You are your only competition. Look in the mirror, that’s your competition.

IMG_2046
Transformasi.

Ini adalah kali pertama gue berani naik ke atas panggung setelah sekitar dua tahun bekerja keras di gym untuk mendapatkan tubuh yang ideal. Dan gue pun bangga dengan hasil yang gue capai sejauh ini.

Di tengah kesibukan lainnya, gue masih menyempatkan waktu untuk berlatih. Enggak jarang juga mengorbankan waktu hangout bareng temen-temen.

Dan selama 3 bulan ke belakang, dengan penuh semangat gue mencoba meraih cita-cita gue. Meski belum tercapai, pada akhirnya gue berkata, “I’m proud of you, man. You’ve come this far. And this is not the end. This is only just the beginning.”

Setidaknya, I’m in the best shape of my life. I brought the best package on stage. Dan gue berharap apa yang gue lalui bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitar gue untuk memulai gaya hidup sehat, dan yang lebih penting, mengejar cita-cita kalian.

You can do anything you set your mind to, but it takes action, perseverance, and facing your fears.

Dan gue sendiri akan terus berlatih lebih giat lagi demi mencapai impian.

Stay positive, guys.


 

by Abdul Qowi Bastian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s