Mengenal Kadar Lemak Tubuh

Seorang kawan wanita sering mengeluh. Ia mengadu kepada saya karena teman-teman kantornya selalu mengolok-olok tubuhnya yang “berisi.”

“Wah, kamu makin montok aja!”

“Kamu gemukan, ya?”

“Ya ampun, makan melulu. Kapan mau kurusnya?”

Kira-kira begitulah apa yang teman-teman Christina (bukan nama sebenarnya), 26 tahun, lontarkan kepadanya. Dengan tinggi badan 160 cm dan berat 60 kilogram, ia kerap merasa tak percaya diri jika mengenakan pakaian tertentu.

Christina berjanji pada dirinya sendiri untuk menurunkan berat badannya dan akan menunjukkan kepada teman-temannya bahwa ia bisa langsing.

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan di sini. Pertama, Christina sudah melakukan suatu langkah yang tepat. Ia menginginkan perubahan. Tentunya, sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Ke suatu kondisi dimana ia akan merasa berat badannya berkurang, sehingga meningkatkan kepercayaan dirinya dan membuatnya merasa lebih sehat.

Kedua, yang tidak boleh Christina lakukan adalah merasa sedih dan depresi karena teman-temannya mengejeknya. Atau jika proses menurunkan berat badan memakan waktu yang lama. Belum lagi, effort yang dikeluarkan juga tidak sedikit.

Berat badan turun sepertinya memang menjadi impian indah bagi setiap orang gemuk. Tapi yang ingin saya tekankan di sini adalah sebuah perbaikan komposisi tubuh melalui pengurangan lemak. Sementara massa otot dijaga agar tetap atau malah naik.

Perlu diketahui bahwa utamanya ada 4 komponen berat badan, yang terdiri dari otot, tulang, air, dan lemak. Otot, tulang, dan air biasa disebut sebagai bobot murni tubuh (lean body mass) yang harus dijaga atau dioptimalkan. Sedangkan bobot lemak itulah yang harus dikurangi.

Mudahnya begini, berat badan kita adalah gabungan antara bobot murni dan bobot lemak.

Untuk mencapai hasil ideal, ada dua kemungkinan yang perlu diperhatikan. Pertama, bobot murni tetap dan bobot lemak turun. Kedua, bobot murni naik dan bobot lemak turun. Bottom line-nya adalah, apapun yang terjadi, dalam proses penurunan berat badan, bobot lemak harus turun.

Ingat, terlalu banyak lemak dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya, seperi diabetes, kanker, stroke, atau jantung.

Setelah mengetahui informasi singkat di atas, lantas apa yang perlu Christina lakukan untuk mencapai tujuan fitness-nya? Yang pertama harus ia lakukan adalah mengetahui kadar lemak tubuhnya. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan alat seperti body fat monitor. Bisa juga dengan menggunakan skinfold caliper. Atau bisa juga dilakukan dengan metode pencubitan, yang sangat mudah tapi tidak menentukan hasilnya dengan tepat. Coba minta personal trainers di gym kamu untuk mengukur kadar lemak dengan menggunakan body fat monitor.

bodyfat2(1)
Skinfold Caliper

Mari ambil contoh Christina. Dengan berat badan 60 kg, Christina ternyata memiliki 30% body fat, atau 18 kg dari beratnya adalah lemak. Sisanya, 70% dari total berat tubuhnya adalah bobot murni, yaitu 42 kg.

Untuk wanita, lemak di atas 30% termasuk kategori gemuk. Lemak sedang berkisar antara 20-29%, sedangkan lemak rendah berada di bawah 20%.

Untuk pria, lemak di atas 25% termasuk kategori gemuk. Lemak sedang berkisar antara 15-24%, sedangkan lemak rendah berada di bawah 14%.

bodyfat1(1)

Mengetahui kadar lemak adalah langkah pertama untuk menentukan fitness goals seseorang. Secara umum, tujuan fitness itu sendiri ada 10, yakni speed, strength, power, stamina aerobic, stamina un-aerobic, agility, balance, flexibility, coordination, dan physical composition.

Fitness goals inilah yang kemudian akan mendikte jenis latihan yang dikerjakan dan pola nutrisi apa yang perlu dikonsumsi untuk mencapai tujuannya. Tentunya, hal ini berbeda-beda untuk setiap orang.

Stay in shape.


 

by Abdul Qowi Bastian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s